BTS (Bangtan Boys or Beyond The Scene) 안녕하세요: KEASAMAN DAN KEBASAAN SENYAWA ORGANIK Pink Hair Girl, Cute

Sabtu, 10 November 2018

KEASAMAN DAN KEBASAAN SENYAWA ORGANIK

Asam Basa Bronsted-Lowry
Menurut Bronsted-Lowry, suatu senyawa bersifat asam jika dapat menyumbangkan proton (H+), sedangkan basa berarti senyawa yang dapat menerima proton (H+). Contohnya, HCl dilarutkan dalam air akan memberikan  proton kepada molekul air.
Asam  : Spesies dengan kecenderungan menyumbangkan proton
Basa    : Spesies dengan kecenderungan menerima proton
Asam Basa Lewis
Asam Lewis adalah senyawa yang dapat bertindak sebagai akseptor/ penerima pasangan elektron, sedangkan basa Lewis berarti senyawa yang dapat bertindak sebagai donor/pemberi pasangan elektron. Proton (ion hidrogen) merupakan asam Lewis karena dapat menerima sepasang elektron supaya dapat stabil.
Asam   : Spesies yang memiliki kecenderungan menerima elektron
Basa    : Spesies yang memiliki kecenderungan memberikan elektron.

EFEK INDUKSI
Efek induksi dapat diartikan sebagai kemampuan suatu gugus/atom yang terikat dalam suatu molekul untuk menolak atau menarik elektron, dibandingkan dengan atom hidrogen dalam molekul yang sama sehingga terjadi polarisasi ikatan.
Perhatikan harga pKa dua asam karboksilat berikut :
Kekuatan asam metanoat berbeda dengan kekuatan asam etanoat, asam metanoat lebih kuat. Jika dilihat dari struktur kedua asam di atas, dapat diperkirakan perbedaan kekuatan asam tersebut disebabkan oleh pengaruh gugus –CH3. Dibandingkan asam metanoat, kekuatan asam etanoat lebih lemah. Gugus –CH3 pada asam etanoat mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus –CH3 dikatakan mempunyai efek induksi mendorong elektron dan diberi simbol +I.
Efek induksi tidak hanya berpengaruh terhadap keasaman tetapi juga terhadap kebasaan dan kereaktifan senyawa karbon. Kebasaan amoniak dan metil amonia dapat berbeda karena adanya efek induksi dari gugus –CH3.
Dilihat dari kekuatan basanya, metil amina lebih kuat (pKb-nya lebih kecil) karena pada metil amina terdapat gugus –CH3. Gugus –CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron sehingga pasangan elektron bebas pada atom N lebih mudah didonorkan. Akibatnya kebasaan metil amina lebih kuat dibandingkan amonia.
Efek induksi terjadi karena adanya pergeseran elektron ikatan dalam molekul senyawa sehingga terjadi polarisasi ikatan dalam molekul tersebut.  Suatu gugus/atom dikatakan mempunyai efek induksi positif (+I) bila mempunyai kemampuan menolak elektron lebih kuat daripada atom hidrogen dalam molekul yang sama. Sedangkan gugus/atom yang mempunyai kemampuan efek induksi negatif (-I) adalah gugus/atom yang lebih kuat menarik elektron dari pada atom H.





      Dari uraian diatas, timbul permasalahan yaitu :
 1. Apa yang menyebabkan terjadi perbedaan kekuatan suatu asam dan basa?           
      2. Bagaimana kekuatan asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat jika dibandingkan dengan asam etanoat? Jelaskan?



Referensi
Fesenden, R. J dan J.S. Fessenden. 1983. Kimia Organik I. Jakarta: Erlangga.
Solomon dan Fryhle. 2004. Organic Chemistry. Singapore: John Willey & Sons.

49 komentar:

  1. 1. Kekuatan suatu asam disebabkan oleh kemampuannya menyumbangkan atau melepaskan proton pada molekul air. Sedangkan kekuatan suatu basa diukur berdasarkan ion hidroksida yang dilepaskan.
    2. Asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat lebih kuat dibandingkan asam etanoat. Dilihat dari struktur ketiga asam tersebut perbedaan kekuatan asam dikarenakan adanya
    substituen –Cl dan –OH pada asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat. Substituen -Cl dan –OH mempunyai kemampuan menarik elektron (-I) ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif positif, akibatnya atom H mudah dilepas sebagai H+ dan asamnya menjadi lebih kuat.

    BalasHapus
  2. 1. Kekuatan suatu asam disebabkan oleh kemampuannya menyumbangkan atau melepaskan proton pada molekul air. Sedangkan kekuatan suatu basa diukur berdasarkan ion hidroksida yang dilepaskan.
    2. Asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat lebih kuat dibandingkan asam etanoat. Dilihat dari struktur ketiga asam tersebut perbedaan kekuatan asam dikarenakan adanya
    substituen –Cl dan –OH pada asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat. Substituen -Cl dan –OH mempunyai kemampuan menarik elektron (-I) ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif positif, akibatnya atom H mudah dilepas sebagai H+ dan asamnya menjadi lebih kuat.

    BalasHapus
  3. 1. Kekuatan suatu asam disebabkan oleh kemampuannya menyumbangkan atau melepaskan proton pada molekul air. Sedangkan kekuatan suatu basa diukur berdasarkan ion hidroksida yang dilepaskan.
    2. Asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat lebih kuat dibandingkan asam etanoat. Dilihat dari struktur ketiga asam tersebut perbedaan kekuatan asam dikarenakan adanya
    substituen –Cl dan –OH pada asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat. Substituen -Cl dan –OH mempunyai kemampuan menarik elektron (-I) ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif positif, akibatnya atom H mudah dilepas sebagai H+ dan asamnya menjadi lebih kuat.

    BalasHapus
  4. 1. Kekuatan suatu asam disebabkan oleh kemampuannya menyumbangkan atau melepaskan proton pada molekul air. Sedangkan kekuatan suatu basa diukur berdasarkan ion hidroksida yang dilepaskan.
    2. Asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat lebih kuat dibandingkan asam etanoat. Dilihat dari struktur ketiga asam tersebut perbedaan kekuatan asam dikarenakan adanya
    substituen –Cl dan –OH pada asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat. Substituen -Cl dan –OH mempunyai kemampuan menarik elektron (-I) ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif positif, akibatnya atom H mudah dilepas sebagai H+ dan asamnya menjadi lebih kuat.

    BalasHapus
  5. Terimakasih kak pemaparan materinya kak.
    1. Kekuatan suatu asam disebabkan oleh kemampuannya menyumbangkan atau melepaskan proton pada molekul air. Sedangkan kekuatan suatu basa diukur berdasarkan ion hidroksida yang dilepaskan.
    2. Asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat lebih kuat dibandingkan asam etanoat. Dilihat dari struktur ketiga asam tersebut perbedaan kekuatan asam dikarenakan adanya
    substituen –Cl dan –OH pada asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat. Substituen -Cl dan –OH mempunyai kemampuan menarik elektron (-I) ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif positif, akibatnya atom H mudah dilepas sebagai H+ dan asamnya menjadi lebih kuat.

    BalasHapus
  6. 1. Kekuatan suatu asam disebabkan oleh kemampuannya menyumbangkan atau melepaskan proton pada molekul air. Sedangkan kekuatan suatu basa diukur berdasarkan ion hidroksida yang dilepaskan.
    2. Asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat lebih kuat dibandingkan asam etanoat. Dilihat dari struktur ketiga asam tersebut perbedaan kekuatan asam dikarenakan adanya
    substituen –Cl dan –OH pada asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat. Substituen -Cl dan –OH mempunyai kemampuan menarik elektron (-I) ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif positif, akibatnya atom H mudah dilepas sebagai H+ dan asamnya menjadi lebih kuat.

    BalasHapus
  7. Terima kasih kak buat materinya..mau coba jawab yaa
    1. Kekuatan suatu asam disebabkan oleh kemampuannya menyumbangkan atau melepaskan proton pada molekul air. Sedangkan kekuatan suatu basa diukur berdasarkan ion hidroksida yang dilepaskan.
    2. Asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat lebih kuat dibandingkan asam etanoat. Dilihat dari struktur ketiga asam tersebut perbedaan kekuatan asam dikarenakan adanya
    substituen –Cl dan –OH pada asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat. Substituen -Cl dan –OH mempunyai kemampuan menarik elektron (-I) ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif positif, akibatnya atom H mudah dilepas sebagai H+ dan asamnya menjadi lebih kuat.

    BalasHapus
  8. Terimakasih kak atas ilmunya
    Jawabannya
    1. Kekuatan suatu asam disebabkan oleh kemampuannya menyumbangkan atau melepaskan proton pada molekul air. Sedangkan kekuatan suatu basa diukur berdasarkan ion hidroksida yang dilepaskan.
    2. Asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat lebih kuat dibandingkan asam etanoat. Dilihat dari struktur ketiga asam tersebut perbedaan kekuatan asam dikarenakan adanya
    substituen –Cl dan –OH pada asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat. Substituen -Cl dan –OH mempunyai kemampuan menarik elektron (-I) ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif positif, akibatnya atom H mudah dilepas sebagai H+ dan asamnya menjadi lebih kuat.

    BalasHapus
  9. 1. Kekuatan suatu asam disebabkan oleh kemampuannya menyumbangkan atau melepaskan proton pada molekul air. Sedangkan kekuatan suatu basa diukur berdasarkan ion hidroksida yang dilepaskan.
    2. Asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat lebih kuat dibandingkan asam etanoat. Dilihat dari struktur ketiga asam tersebut perbedaan kekuatan asam dikarenakan adanya
    substituen –Cl dan –OH pada asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat. Substituen -Cl dan –OH mempunyai kemampuan menarik elektron (-I) ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif positif, akibatnya atom H mudah dilepas sebagai H+ dan asamnya menjadi lebih kuat.

    BalasHapus
  10. Makasih lusi sangat bermanfaat sekali
    1.Kekuatan suatu asam disebabkan oleh kemampuannya menyumbangkan atau melepaskan proton pada molekul air. Sedangkan kekuatan suatu basa diukur berdasarkan ion hidroksida yang dilepaskan

    BalasHapus
  11. Terima kasih kak atas pemaparan materinya, saya akan mencoba menjawab pertanyaannya:
    1. Kekuatan suatu asam disebabkan oleh kemampuannya menyumbangkan atau melepaskan proton pada molekul air. Sedangkan kekuatan suatu basa diukur berdasarkan ion hidroksida yang dilepaskan.
    2. Asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat lebih kuat dibandingkan asam etanoat. Dilihat dari struktur ketiga asam tersebut perbedaan kekuatan asam dikarenakan adanya
    substituen –Cl dan –OH pada asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat. Substituen -Cl dan –OH mempunyai kemampuan menarik elektron (-I) ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif positif, akibatnya atom H mudah dilepas sebagai H+ dan asamnya menjadi lebih kuat.

    BalasHapus
  12. Terimakasih kak atas ilmunya
    Jawabannya
    1. Kekuatan suatu asam disebabkan oleh kemampuannya menyumbangkan atau melepaskan proton pada molekul air. Sedangkan kekuatan suatu basa diukur berdasarkan ion hidroksida yang dilepaskan.
    2. Asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat lebih kuat dibandingkan asam etanoat. Dilihat dari struktur ketiga asam tersebut perbedaan kekuatan asam dikarenakan adanya
    substituen –Cl dan –OH pada asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat. Substituen -Cl dan –OH mempunyai kemampuan menarik elektron (-I) ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif positif, akibatnya atom H mudah dilepas sebagai H+ dan asamnya menjadi lebih kuat.

    BalasHapus
  13. 1. Kekuatan suatu asam disebabkan oleh kemampuannya menyumbangkan atau melepaskan proton pada molekul air. Sedangkan kekuatan suatu basa diukur berdasarkan ion hidroksida yang dilepaskan.
    2. Asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat lebih kuat dibandingkan asam etanoat. Dilihat dari struktur ketiga asam tersebut perbedaan kekuatan asam dikarenakan adanya
    substituen –Cl dan –OH pada asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat. Substituen -Cl dan –OH mempunyai kemampuan menarik elektron (-I) ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif positif, akibatnya atom H mudah dilepas sebagai H+ dan asamnya menjadi lebih kuat.

    BalasHapus
  14. Assalamualaikum kakak..
    1. Kekuatan suatu asam disebabkan oleh kemampuannya menyumbangkan atau melepaskan proton pada molekul air. Sedangkan kekuatan suatu basa diukur berdasarkan ion hidroksida yang dilepaskan.
    2. Asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat lebih kuat dibandingkan asam etanoat. Dilihat dari struktur ketiga asam tersebut perbedaan kekuatan asam dikarenakan adanya
    substituen –Cl dan –OH pada asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat. Substituen -Cl dan –OH mempunyai kemampuan menarik elektron (-I) ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif positif, akibatnya atom H mudah dilepas sebagai H+ dan asamnya menjadi lebih kuat.

    BalasHapus
  15. Terima kasih atas materinya
    Menurut saya:
    1. Kekuatan suatu asam disebabkan oleh kemampuannya menyumbangkan atau melepaskan proton pada molekul air. Sedangkan kekuatan suatu basa diukur berdasarkan ion hidroksida yang dilepaskan.
    2. Asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat lebih kuat dibandingkan asam etanoat. Dilihat dari struktur ketiga asam tersebut perbedaan kekuatan asam dikarenakan adanya
    substituen –Cl dan –OH pada asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat. Substituen -Cl dan –OH mempunyai kemampuan menarik elektron (-I) ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif positif, akibatnya atom H mudah dilepas sebagai H+ dan asamnya menjadi lebih kuat.

    BalasHapus
  16. Hay lusi,
    Semangat kuliah minggunya wkwkwwkkwkw


    1. Kekuatan suatu asam disebabkan oleh kemampuannya menyumbangkan atau melepaskan proton pada molekul air. Sedangkan kekuatan suatu basa diukur berdasarkan ion hidroksida yang dilepaskan.
    2. Asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat lebih kuat dibandingkan asam etanoat. Dilihat dari struktur ketiga asam tersebut perbedaan kekuatan asam dikarenakan adanya
    substituen –Cl dan –OH pada asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat. Substituen -Cl dan –OH mempunyai kemampuan menarik elektron (-I) ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif positif, akibatnya atom H mudah dilepas sebagai H+ dan asamnya menjadi lebih kuat.

    BalasHapus
  17. 1. Kekuatan suatu asam disebabkan oleh kemampuannya menyumbangkan atau melepaskan proton pada molekul air. Sedangkan kekuatan suatu basa diukur berdasarkan ion hidroksida yang dilepaskan.
    2. Asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat lebih kuat dibandingkan asam etanoat. Dilihat dari struktur ketiga asam tersebut perbedaan kekuatan asam dikarenakan adanya
    substituen –Cl dan –OH pada asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat. Substituen -Cl dan –OH mempunyai kemampuan menarik elektron (-I) ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif positif, akibatnya atom H mudah dilepas sebagai H+ dan asamnya menjadi lebih kuat.

    BalasHapus
  18. Terimakasih kak pemaparan materinya kak.
    1. Kekuatan suatu asam disebabkan oleh kemampuannya menyumbangkan atau melepaskan proton pada molekul air. Sedangkan kekuatan suatu basa diukur berdasarkan ion hidroksida yang dilepaskan.
    2. Asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat lebih kuat dibandingkan asam etanoat. Dilihat dari struktur ketiga asam tersebut perbedaan kekuatan asam dikarenakan adanya
    substituen –Cl dan –OH pada asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat. Substituen -Cl dan –OH mempunyai kemampuan menarik elektron (-I) ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif positif, akibatnya atom H mudah dilepas sebagai H+ dan asamnya menjadi lebih kuat.

    BalasHapus
  19. terimakasih kak materinya
    jawabannya
    1. Kekuatan suatu asam disebabkan oleh kemampuannya menyumbangkan atau melepaskan proton pada molekul air. Sedangkan kekuatan suatu basa diukur berdasarkan ion hidroksida yang dilepaskan.
    2. Asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat lebih kuat dibandingkan asam etanoat. Dilihat dari struktur ketiga asam tersebut perbedaan kekuatan asam dikarenakan adanya
    substituen –Cl dan –OH pada asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat. Substituen -Cl dan –OH mempunyai kemampuan menarik elektron (-I) ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif positif, akibatnya atom H mudah dilepas sebagai H+ dan asamnya menjadi lebih kuat.

    BalasHapus
  20. 1. Kekuatan suatu asam disebabkan oleh kemampuannya menyumbangkan atau melepaskan proton pada molekul air. Sedangkan kekuatan suatu basa diukur berdasarkan ion hidroksida yang dilepaskan.
    2. Asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat lebih kuat dibandingkan asam etanoat. Dilihat dari struktur ketiga asam tersebut perbedaan kekuatan asam dikarenakan adanya
    substituen –Cl dan –OH pada asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat. Substituen -Cl dan –OH mempunyai kemampuan menarik elektron (-I) ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif positif, akibatnya atom H mudah dilepas sebagai H+ dan asamnya menjadi lebih kuat.

    BalasHapus
  21. 2. Asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat lebih kuat dibandingkan asam etanoat. Dilihat dari struktur ketiga asam tersebut perbedaan kekuatan asam dikarenakan adanya
    substituen –Cl dan –OH pada asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat. Substituen -Cl dan –OH mempunyai kemampuan menarik elektron (-I) ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif positif, akibatnya atom H mudah dilepas sebagai H+ dan asamnya menjadi lebih kuat.

    BalasHapus
  22. 1. Kekuatan suatu asam disebabkan oleh kemampuannya menyumbangkan atau melepaskan proton pada molekul air. Sedangkan kekuatan suatu basa diukur berdasarkan ion hidroksida yang dilepaskan.
    2. Asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat lebih kuat dibandingkan asam etanoat. Dilihat dari struktur ketiga asam tersebut perbedaan kekuatan asam dikarenakan adanya
    substituen –Cl dan –OH pada asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat. Substituen -Cl dan –OH mempunyai kemampuan menarik elektron (-I) ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif positif, akibatnya atom H mudah dilepas sebagai H+ dan asamnya menjadi lebih kuat.

    BalasHapus
  23. Terimakasih kak atas ilmunya
    Jawabannya
    1. Kekuatan suatu asam disebabkan oleh kemampuannya menyumbangkan atau melepaskan proton pada molekul air. Sedangkan kekuatan suatu basa diukur berdasarkan ion hidroksida yang dilepaskan.
    2. Asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat lebih kuat dibandingkan asam etanoat. Dilihat dari struktur ketiga asam tersebut perbedaan kekuatan asam dikarenakan adanya
    substituen –Cl dan –OH pada asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat. Substituen -Cl dan –OH mempunyai kemampuan menarik elektron (-I) ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif positif, akibatnya atom H mudah dilepas sebagai H+ dan asamnya menjadi lebih kuat.

    BalasHapus
  24. terimakasih materinyaa..
    saya akan menjawab pertanyaan kedua
    2. Asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat lebih kuat dibandingkan asam etanoat. Dilihat dari struktur ketiga asam tersebut perbedaan kekuatan asam dikarenakan adanya
    substituen –Cl dan –OH pada asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat. Substituen -Cl dan –OH mempunyai kemampuan menarik elektron (-I) ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif positif, akibatnya atom H mudah dilepas sebagai H+ dan asamnya menjadi lebih kuat.

    BalasHapus
  25. Terimakasih buat materinyaa
    Materi yg sangat menarik
    Saya akan menjawab pertanyaan yg ada
    1. Kekuatan suatu asam disebabkan oleh kemampuannya menyumbangkan atau melepaskan proton pada molekul air. Sedangkan kekuatan suatu basa diukur berdasarkan ion hidroksida yang dilepaskan.
    2. Asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat lebih kuat dibandingkan asam etanoat. Dilihat dari struktur ketiga asam tersebut perbedaan kekuatan asam dikarenakan adanya
    substituen –Cl dan –OH pada asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat. Substituen -Cl dan –OH mempunyai kemampuan menarik elektron (-I) ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif positif, akibatnya atom H mudah dilepas sebagai H+ dan asamnya menjadi lebih kuat.

    BalasHapus
  26. Materi yang bagus menurut saya Jawabannya
    1. Kekuatan suatu asam disebabkan oleh kemampuannya menyumbangkan atau melepaskan proton pada molekul air. Sedangkan kekuatan suatu basa diukur berdasarkan ion hidroksida yang dilepaskan.
    2. Asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat lebih kuat dibandingkan asam etanoat. Dilihat dari struktur ketiga asam tersebut perbedaan kekuatan asam dikarenakan adanya
    substituen –Cl dan –OH pada asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat. Substituen -Cl dan –OH mempunyai kemampuan menarik elektron (-I) ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif positif, akibatnya atom H mudah dilepas sebagai H+ dan asamnya menjadi lebih kuat

    BalasHapus
  27. Terimakasih kak atas ilmunya
    Jawabannya
    1. Kekuatan suatu asam disebabkan oleh kemampuannya menyumbangkan atau melepaskan proton pada molekul air. Sedangkan kekuatan suatu basa diukur berdasarkan ion hidroksida yang dilepaskan.
    2. Asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat lebih kuat dibandingkan asam etanoat. Dilihat dari struktur ketiga asam tersebut perbedaan kekuatan asam dikarenakan adanya
    substituen –Cl dan –OH pada asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat. Substituen -Cl dan –OH mempunyai kemampuan menarik elektron (-I) ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif positif, akibatnya atom H mudah dilepas sebagai H+ dan asamnya menjadi lebih kuat.

    BalasHapus
  28. Hai lusi
    1. Kekuatan suatu asam disebabkan oleh kemampuannya menyumbangkan atau melepaskan proton pada molekul air. Sedangkan kekuatan suatu basa diukur berdasarkan ion hidroksida yang dilepaskan.
    2. Asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat lebih kuat dibandingkan asam etanoat. Dilihat dari struktur ketiga asam tersebut perbedaan kekuatan asam dikarenakan adanya
    substituen –Cl dan –OH pada asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat. Substituen -Cl dan –OH mempunyai kemampuan menarik elektron (-I) ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif positif, akibatnya atom H mudah dilepas sebagai H+ dan asamnya menjadi lebih kuat.

    BalasHapus
  29. halo lusiii, menurut saya :
    Asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat lebih kuat dibandingkan asam etanoat. Dilihat dari struktur ketiga asam tersebut perbedaan kekuatan asam dikarenakan adanya
    substituen –Cl dan –OH pada asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat. Substituen -Cl dan –OH mempunyai kemampuan menarik elektron (-I) ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif positif, akibatnya atom H mudah dilepas sebagai H+ dan asamnya menjadi lebih kuat.

    BalasHapus
  30. Hallo lusii
    Terimakasih untuk materinya
    1. Kekuatan suatu asam disebabkan oleh kemampuannya menyumbangkan atau melepaskan proton pada molekul air. Sedangkan kekuatan suatu basa diukur berdasarkan ion hidroksida yang dilepaskan.
    2. Asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat lebih kuat dibandingkan asam etanoat. Dilihat dari struktur ketiga asam tersebut perbedaan kekuatan asam dikarenakan adanya
    substituen –Cl dan –OH pada asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat. Substituen -Cl dan –OH mempunyai kemampuan menarik elektron (-I) ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif positif, akibatnya atom H mudah dilepas sebagai H+ dan asamnya menjadi lebih kuat.

    BalasHapus
  31. 1. Kekuatan suatu asam disebabkan oleh kemampuannya menyumbangkan atau melepaskan proton pada molekul air. Sedangkan kekuatan suatu basa diukur berdasarkan ion hidroksida yang dilepaskan.
    2. Asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat lebih kuat dibandingkan asam etanoat. Dilihat dari struktur ketiga asam tersebut perbedaan kekuatan asam dikarenakan adanya
    substituen –Cl dan –OH pada asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat. Substituen -Cl dan –OH mempunyai kemampuan menarik elektron (-I) ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif positif, akibatnya atom H mudah dilepas sebagai H+ dan asamnya menjadi lebih kuat.

    BalasHapus
  32. 1. Kekuatan suatu asam disebabkan oleh kemampuannya menyumbangkan atau melepaskan proton pada molekul air. Sedangkan kekuatan suatu basa diukur berdasarkan ion hidroksida yang dilepaskan.
    2. Asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat lebih kuat dibandingkan asam etanoat. Dilihat dari struktur ketiga asam tersebut perbedaan kekuatan asam dikarenakan adanya
    substituen –Cl dan –OH pada asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat. Substituen -Cl dan –OH mempunyai kemampuan menarik elektron (-I) ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif positif, akibatnya atom H mudah dilepas sebagai H+ dan asamnya menjadi lebih kuat.

    BalasHapus
  33. 1. Kekuatan suatu asam disebabkan oleh kemampuannya menyumbangkan atau melepaskan proton pada molekul air. Sedangkan kekuatan suatu basa diukur berdasarkan ion hidroksida yang dilepaskan.
    2. Asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat lebih kuat dibandingkan asam etanoat. Dilihat dari struktur ketiga asam tersebut perbedaan kekuatan asam dikarenakan adanya
    substituen –Cl dan –OH pada asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat. Substituen -Cl dan –OH mempunyai kemampuan menarik elektron (-I) ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif positif, akibatnya atom H mudah dilepas sebagai H+ dan asamnya menjadi lebih kuat.

    BalasHapus
  34. 1. Kekuatan suatu asam disebabkan oleh kemampuannya menyumbangkan atau melepaskan proton pada molekul air. Sedangkan kekuatan suatu basa diukur berdasarkan ion hidroksida yang dilepaskan.
    2. Asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat lebih kuat dibandingkan asam etanoat. Dilihat dari struktur ketiga asam tersebut perbedaan kekuatan asam dikarenakan adanya
    substituen –Cl dan –OH pada asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat. Substituen -Cl dan –OH mempunyai kemampuan menarik elektron (-I) ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif positif, akibatnya atom H mudah dilepas sebagai H+ dan asamnya menjadi lebih kuat.

    BalasHapus
  35. Assalamualaikum kak terimakasih ilmunya kak
    1. Kekuatan suatu asam disebabkan oleh kemampuannya menyumbangkan atau melepaskan proton pada molekul air. Sedangkan kekuatan suatu basa diukur berdasarkan ion hidroksida yang dilepaskan.
    2. Asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat lebih kuat dibandingkan asam etanoat. Dilihat dari struktur ketiga asam tersebut perbedaan kekuatan asam dikarenakan adanya
    substituen –Cl dan –OH pada asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat. Substituen -Cl dan –OH mempunyai kemampuan menarik elektron (-I) ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif positif, akibatnya atom H mudah dilepas sebagai H+ dan asamnya menjadi lebih kuat.

    Balas

    BalasHapus
  36. 1. Kekuatan suatu asam disebabkan oleh kemampuannya menyumbangkan atau melepaskan proton pada molekul air. Sedangkan kekuatan suatu basa diukur berdasarkan ion hidroksida yang dilepaskan.
    2. Asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat lebih kuat dibandingkan asam etanoat. Dilihat dari struktur ketiga asam tersebut perbedaan kekuatan asam dikarenakan adanya
    substituen –Cl dan –OH pada asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat. Substituen -Cl dan –OH mempunyai kemampuan menarik elektron (-I) ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif positif, akibatnya atom H mudah dilepas sebagai H+ dan asamnya menjadi lebih kuat.

    BalasHapus
  37. Makasih materinya kakak :)
    Menurut saya jawabnnya:
    1. Kekuatan suatu asam disebabkan oleh kemampuannya menyumbangkan atau melepaskan proton pada molekul air. Sedangkan kekuatan suatu basa diukur berdasarkan ion hidroksida yang dilepaskan.
    2. Asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat lebih kuat dibandingkan asam etanoat. Dilihat dari struktur ketiga asam tersebut perbedaan kekuatan asam dikarenakan adanya
    substituen –Cl dan –OH pada asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat. Substituen -Cl dan –OH mempunyai kemampuan menarik elektron (-I) ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif positif, akibatnya atom H mudah dilepas sebagai H+ dan asamnya menjadi lebih kuat.

    BalasHapus
  38. erima kasih kak buat materinya..mau coba jawab yaa
    1. Kekuatan suatu asam disebabkan oleh kemampuannya menyumbangkan atau melepaskan proton pada molekul air. Sedangkan kekuatan suatu basa diukur berdasarkan ion hidroksida yang dilepaskan.
    2. Asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat lebih kuat dibandingkan asam etanoat. Dilihat dari struktur ketiga asam tersebut perbedaan kekuatan asam dikarenakan adanya
    substituen –Cl dan –OH pada asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat. Substituen -Cl dan –OH mempunyai kemampuan menarik elektron (-I) ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif positif, akibatnya atom H mudah dilepas sebagai H+ dan asamnya menjadi lebih kuat.

    BalasHapus
  39. Hai lusi, terimakasih penjelasannya. Jawaban untuk pertanyaan no 1:
    Kekuatan suatu asam disebabkan oleh kemampuannya menyumbangkan atau melepaskan proton pada molekul air. Sedangkan kekuatan suatu basa diukur berdasarkan ion hidroksida yang dilepaskan.
    Semoga membantu ya

    BalasHapus
  40. 1. Kekuatan suatu asam disebabkan oleh kemampuannya menyumbangkan atau melepaskan proton pada molekul air. Sedangkan kekuatan suatu basa diukur berdasarkan ion hidroksida yang dilepaskan.
    2. Asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat lebih kuat dibandingkan asam etanoat. Dilihat dari struktur ketiga asam tersebut perbedaan kekuatan asam dikarenakan adanya
    substituen –Cl dan –OH pada asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat. Substituen -Cl dan –OH mempunyai kemampuan menarik elektron (-I) ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif positif, akibatnya atom H mudah dilepas sebagai H+ dan asamnya menjadi lebih kuat.

    BalasHapus
  41. 1. Kekuatan suatu asam disebabkan oleh kemampuannya menyumbangkan atau melepaskan proton pada molekul air. Sedangkan kekuatan suatu basa diukur berdasarkan ion hidroksida yang dilepaskan.
    2. Asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat lebih kuat dibandingkan asam etanoat. Dilihat dari struktur ketiga asam tersebut perbedaan kekuatan asam dikarenakan adanya
    substituen –Cl dan –OH pada asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat. Substituen -Cl dan –OH mempunyai kemampuan menarik elektron (-I) ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif positif, akibatnya atom H mudah dilepas sebagai H+ dan asamnya menjadi lebih kuat.

    BalasHapus
  42. 1. Kekuatan suatu asam disebabkan oleh kemampuannya menyumbangkan atau melepaskan proton pada molekul air. Sedangkan kekuatan suatu basa diukur berdasarkan ion hidroksida yang dilepaskan.
    2. Asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat lebih kuat dibandingkan asam etanoat. Dilihat dari struktur ketiga asam tersebut perbedaan kekuatan asam dikarenakan adanya
    substituen –Cl dan –OH pada asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat. Substituen -Cl dan –OH mempunyai kemampuan menarik elektron (-I) ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif positif, akibatnya atom H mudah dilepas sebagai H+ dan asamnya menjadi lebih kuat.

    BalasHapus
  43. 1. Kekuatan suatu asam disebabkan oleh kemampuannya menyumbangkan atau melepaskan proton pada molekul air. Sedangkan kekuatan suatu basa diukur berdasarkan ion hidroksida yang dilepaskan.
    2. Asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat lebih kuat dibandingkan asam etanoat. Dilihat dari struktur ketiga asam tersebut perbedaan kekuatan asam dikarenakan adanya
    substituen –Cl dan –OH pada asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat. Substituen -Cl dan –OH mempunyai kemampuan menarik elektron (-I) ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif positif, akibatnya atom H mudah dilepas sebagai H+ dan asamnya menjadi lebih kuat.

    BalasHapus
  44. 1. Kekuatan suatu asam disebabkan oleh kemampuannya menyumbangkan atau melepaskan proton pada molekul air. Sedangkan kekuatan suatu basa diukur berdasarkan ion hidroksida yang dilepaskan.
    2. Asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat lebih kuat dibandingkan asam etanoat. Dilihat dari struktur ketiga asam tersebut perbedaan kekuatan asam dikarenakan adanya
    substituen –Cl dan –OH pada asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat. Substituen -Cl dan –OH mempunyai kemampuan menarik elektron (-I) ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif positif, akibatnya atom H mudah dilepas sebagai H+ dan asamnya menjadi lebih kuat.

    BalasHapus
  45. Tetimakasih atas materinya lusi sangat membantu
    1.Kekuatan suatu asam disebabkan oleh kemampuannya menyumbangkan atau melepaskan proton pada molekul air. Sedangkan kekuatan suatu basa diukur berdasarkan ion hidroksida yang dilepaskan.

    BalasHapus
  46. Terima kasih kak lusi atas materinya yang sangat bermanfaat ...
    Jawabnnya :
    1. Kekuatan suatu asam disebabkan oleh kemampuannya menyumbangkan atau melepaskan proton pada molekul air. Sedangkan kekuatan suatu basa diukur berdasarkan ion hidroksida yang dilepaskan.
    2. Asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat lebih kuat dibandingkan asam etanoat. Dilihat dari struktur ketiga asam tersebut perbedaan kekuatan asam dikarenakan adanya
    substituen –Cl dan –OH pada asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat. Substituen -Cl dan –OH mempunyai kemampuan menarik elektron (-I) ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif positif, akibatnya atom H mudah dilepas sebagai H+ dan asamnya menjadi lebih kuat.

    BalasHapus
  47. Assalamualaikum kakak,Terimakasih kak atas ilmunya,saya coba menjawab ya kak
    Jawabannya:
    1. Kekuatan suatu asam disebabkan oleh kemampuannya menyumbangkan atau melepaskan proton pada molekul air. Sedangkan kekuatan suatu basa diukur berdasarkan ion hidroksida yang dilepaskan.
    2. Asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat lebih kuat dibandingkan asam etanoat. Dilihat dari struktur ketiga asam tersebut perbedaan kekuatan asam dikarenakan adanya
    substituen –Cl dan –OH pada asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat. Substituen -Cl dan –OH mempunyai kemampuan menarik elektron (-I) ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif positif, akibatnya atom H mudah dilepas sebagai H+ dan asamnya menjadi lebih kuat.

    BalasHapus
  48. Hai lusiii
    Kakak coba jawab ya

    1. Kekuatan suatu asam disebabkan oleh kemampuannya menyumbangkan atau melepaskan proton pada molekul air. Sedangkan kekuatan suatu basa diukur berdasarkan ion hidroksida yang dilepaskan.

    2. Asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat lebih kuat dibandingkan asam etanoat. Dilihat dari struktur ketiga asam tersebut perbedaan kekuatan asam dikarenakan adanya
    substituen –Cl dan –OH pada asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat. Substituen -Cl dan –OH mempunyai kemampuan menarik elektron (-I) ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif positif, akibatnya atom H mudah dilepas sebagai H+ dan asamnya menjadi lebih kuat.

    BalasHapus
  49. 1. Kekuatan suatu asam disebabkan oleh kemampuannya menyumbangkan atau melepaskan proton pada molekul air. Sedangkan kekuatan suatu basa diukur berdasarkan ion hidroksida yang dilepaskan.
    2. Asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat lebih kuat dibandingkan asam etanoat. Dilihat dari struktur ketiga asam tersebut perbedaan kekuatan asam dikarenakan adanya
    substituen –Cl dan –OH pada asam-2-kloroetanoat dan asam-2-hidroksietanoat. Substituen -Cl dan –OH mempunyai kemampuan menarik elektron (-I) ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif positif, akibatnya atom H mudah dilepas sebagai H+ dan asamnya menjadi lebih kuat.

    BalasHapus

SIKLOADISI

Reaksi Sikloadisi adalah reaksi dimana dua molekul takjenuh menjalani suatu reaksi adisi untuk menghasilkan produk siklik. Sikloadisi ...